![]() |
| Rim~Pimpim |
![]() |
| Flora Clarless |
"Hihihi..akan ku kelitiki kau" kata flora pelan sambil menggelitiki pimpim. "Ahahaha hentikan itu Flo!" Teriak pimpim sambil menyingkirkan tangan flora. "Tidak sebelum kau bangun Pimpim!" Jawab flora sambil melanjutkan menggelitiki Pimpim. "Tapi aku masih mengantuk..Hoamm.." jawab Pimpim sembari menguap. "Ayolah ini hari minggu! Kita harus bersenang senang!" Teriak flo sambil mengguncang tubuh pimpim. "Iya iya flo aku akan bangun!" Teriak pimpim dengan nada sedikit kesal. "Yeah! Ayo kita bersenang senang!" Teriak flora gembira. " kita mau bermain apa?" Tanya pimpim. "Ayo kita ke taman bermain didekat rumah!" Teriak flora dengan penuh semangat. Sesampainya di taman bermain "Wah sudah banyak anak anak yang bermain, ini akan menyenangkan! Benarkan pim?" Tanya flo penuh semangat sambil mengeluarkan pimpim dari tas kecilnya. "Wuhuu! Aku sudah tak sabar!"
[14:30]
"Aku pulang ma!" Teriak flo pada mamanya sepulang dari taman bermain. "Flo! Kenapa lama sekali?! Cepat makan siang dan jangan lupa memberi makan Pimpim!" Teriak mama menjawab flora. "Iya ma! Aku akan segera makan!" Jawab flora lagi. Lalu flora bergegas ke ruang makan sambil menggendong pimpim di tasnya. "Wah spagetthi kesukaanku! Oh ya.. sebentar pim aku akan menyiapkan makananmu" kata flora sambil menaruh pimpim di lantai. Lalu flora menyiapkan makanan kucing praktis untuk Pimpim. "Ini dia pim! Makanan kucing kesukaanmu!" Kata flora sambil memberi pimpim makanan kucing. "Terimakasih flo" kata pimpim "Sama sama" jawab flora.10 menit kemudian "Ahh.. aku sudah kenyang" kata flora sambil meraih gelas berisi air putih. *glek glek glek* "ahh ayo pim kita ke kamarku!" Ajak flora. "Ayo" jawab pimpim sambil berlari menuju kamar flora. Flora membukakan pintu kamarnya lalu mereka pun masuk, flora menutup pintunya kembali. "Sekarang ngapain ya pim?hmm" tanya flora bingung "aku tak tau.. hmm.. kau mau mewarnai?" Tanya pimpim "Ide bagus pim!" Flora pun mengambil 2 buku mewarnai dan crayon di rak bukunya. "Ini bukumu pim!" Kata flo sambil menyerah kan buku kepada pimpim. "Mewarnai yang mana ya?" Tanya flora bingung "Wah yang ini saja ah gambar kucing sepertimu pim!" Teriak flora sambil menunjukkan gambarnya pada pimpim. "Aku akan menggambar yang ini saja" jawab pimpim sambil menunjuk ke gambar yang ia pilih. "Bunga?" Tanya flora "Ya, seperti namamu" jawab pimpim. "Baiklah, mari kita mulai mewarnai pim!" "Ya!" 10 menit kemudian "Akhirnya selesai! Lihat pim!" Teriak flora sambik menunjukkan hasil mewarnainya pada pimpim "yah cukup bagus, lihat punyaku" jawabnya sambil menunjukan hasilnya "huft.. kau hanya menggambar bola kusut pim" jawab flora "hmm.. ini lebih mirip mie hihi" "hahahaha" mereka tertawa gembira.
Keesokan harinya [11:30]
![]() |
| Marie Tiana |
larang flora "Kenapa flo? Lihatlah lukamu itu!" Kata pimpim "Ayo kita ke kamar saja" ajak flora dengan nada sedih.Lalu saat dikamar "Kenapa flo? Ayo ceritakan padaku" kata pimpim "Tadi sepulang sekolah saat aku menalikkan sepatuku, tiba tiba marie mendorong ku dari belakang, lalu aku terjatuh dan lututku tergores oleh tanah dan terluka" jawab flora bercerita."Siapa itu MARIE?!! Akan ku cabik cabik dia agar tau rasa!!" Pimpim penuh semangat amarah "Tidak apa apa pim aku sudah memaafkannya" jawab flora sambil mengusap air matanya "huh? Tapi flo..." pembicaraan pimpim terpotong saat ia melihat flora menutupi lukanya dengan plester "Fuuh..baiklah kalau begitu, sini kubantu flo" belum sempat pimpim meraih plester flora langsung melarang "JANGAN PIM! Nanti kau malah menyakitiku!" "Yasudah kalau begitu" jawab pimpim. "Kau yakin tidak apa apa?" Tanya pimpim "Ya pim, aku baik baik saja kok tidak perlu khawatir" jawab flora. "Yuk kita makan dulu flo" Ajak pimpim "ayo, jangan sampai mama tau ya kalau aku terluka" larang flora "iya iya aku mengerti" jawab pimpim.
Keesokannya [11:30]
"Aku pulang maa!" Teriak flora saat memasuki rumahnya "Oh flo sudah pulang? Mau mama siapkan makan?" Tanya mama flora "Nanti saja, aku belum lapar" jawab flora "Baiklah, ganti baju dan cuci kakimu ya flo" kata mama flora "Iya ma" jawab flora,Lalu flora pun masuk ke kamarnya.
"Hei flo, bagaimana sekolahmu?" Tanya pimpim, sambil meletakkan tasnya flora menjawab "Yah seperti biasa, tidak ada yang aneh ko" jawabnya. Flora pun mengganti pakaiannya lalu masuk ke kamar mandi untuk mencuci muka, setelahnya ia masuk kamar dan membaringkan tubuhnya di tempat tidurnya. "Haah.. aku lelah sekali" ucap flora "Yasudah kau tidur saja" kata pimpim "Aku hanya lelah tapi tidak mengantuk" jawab flora "Yasudah" kata pimpim. Lalu terdengar suara di luar kamarnya *tok tok tok* "Iya tunggu sebentar!" Teriak mama flora, lalu ia langsung berlari menuju pintu dan membukakannya "Wah ada bu sara, silakan masuk bu" sambut mama flora. Lalu flora yang sedang santai berbaring tiba tiba bangun dan berkata "Bu sara?!" Ucapnya cukup kencang "Kenapa flo?" Tanya pimpim penasaran, belum sempat flora menjawab ia langsung pergi keluar kamar, lalu pimpim pun mengikutinya. Flora mengintip ke ruang tamu "Wah ternyata benar, itu dia marie yang kuceritakan" kata flora menjelaskan "Oh jadi dia marie? Lalu kau mau apa flo?" Tanya pimpim "Tidak apa apa, aku hanya penasaran" jawab flora "Tapi apa kau tidak akan... baiklah ayo kita ke kamar lagi" ajak pimpim, saat hendak membuka pintu lalu "Flora! Kemarilah ada temanmu!" Teriak mama "hah?.. Iya ma sebentar!" Jawab flora, lalu flora pun kembali menuju ruang tamu, "Hey marie" flora tersenyum menyapa sambil melambaikan tangan "Hey" marie membalas menyapa namun tidak tersenyum. "Aku akan ke kamar lagi ma" ucap flora "Ajaklah marie flo" kata mama "Um.. baiklah ayo marie" ajak flora, "umm.." ucap marie gugup "ayo" sambung marie dengan nada sedikit kesal. Dikamar flora duduk bersama marie di tempat tidur "Pim, kenalkan ini marie temanku, marie, ini pim kucing peliharaanku" kata flora "Memangnya dia mengerti ucapanmu?" Tanya marie "Yup, dia sudah mengerti apa yang kita bicarakan" jawab flora "Oh umm baiklah" kata marie, lalu suasana hening selama beberapa menit "oh ya marie, soal kemarin.. um kenapa kau mendorongku?" Tanya flora "ah?um itu.. aku benar benar minta maaf flo aku tidak..." jawab marie dengan mata berkaca kaca "Tidak apa apa marie aku sudah memaafkanmu" jawab flora sambil tersenyum dan memeluk marie "Tapi kau terluka flo" kata marie sambil menatap flora "Aku baik baik saja ko" jawan flora sambil tersenyum "Kau tau hari sebelum aku mendorongmu? Kau mendapat nilai paling besar di kelas semua orang bertepuk tangan untukmu, dan aku mendapat nilai setengah dari nilaimu aku mendapat ejekan dari teman sebangkuku, lalu keesokannya kita latihan menari bersama yang lain kaulah yang paling baik dalam menari lalu semua orang memujimu aku dikucilkan dan merasa sedih juga iri, lalu saat aku hendak pulang aku melihatmu sedang menalikkan sepatumu, aku tidak tahu kenapa aku melakukkan itu tapi aku malah mendorongmu, aku sungguh menyesal flo aku sebenarnya hanya ingin menjadi temanmu dan tidak dikucilkan lagi" marie bercerita sambil meneteskan air matanya "Sudahlah jangan menangis mar, lagipula kitakan sudah berteman dari dulu yakan?" "Benarkah flo? Terimakasih banyak flora! Aku menyayangimu!" Lalu mereka berpelukan bahagia "ahh aku terharu sekali" ucap pimpim terseyum dengan mata berkaca kaca.
The end.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar